Behel atau Aligner: Mana yang Lebih Cocok?

Friday, 02 October 2026 - 16:26:59

Saat ingin merapikan gigi, dua pilihan yang sering dipertimbangkan adalah behel dan clear aligner. Keduanya sama-sama digunakan dalam perawatan ortodonti, tetapi cara kerja dan penggunaannya berbeda.

Behel menggunakan bracket dan kawat yang terpasang pada gigi selama perawatan. Sementara itu, aligner berupa tray transparan yang dapat dilepas-pasang.

Lalu, behel atau aligner, mana yang lebih cocok?

Tidak ada satu pilihan yang selalu lebih baik untuk semua orang. Menurut American Association of Orthodontists (AAO), pilihan alat ortodonti sebaiknya disesuaikan dengan kondisi gigi, gigitan, jenis pergerakan yang dibutuhkan, serta tujuan perawatan.

Apa Perbedaan Behel dan Aligner?

Behel gigi terdiri dari bracket dan kawat yang dipasang pada permukaan gigi. Tekanan dari sistem ini membantu menggerakkan gigi secara bertahap menuju posisi yang direncanakan.

Karena selalu terpasang, pasien tidak perlu mengingat kapan harus memakai atau melepasnya. Namun, kebersihan gigi perlu diperhatikan lebih teliti karena makanan dan plak dapat lebih mudah tersangkut di sekitar bracket.

Sementara itu, clear aligner berbentuk tray transparan yang dibuat mengikuti susunan gigi. Aligner biasanya dilepas saat makan, minum selain air, serta ketika menyikat gigi.

Tampilannya memang lebih tidak mencolok, tetapi penggunaannya membutuhkan kedisiplinan. AAO menjelaskan bahwa aligner umumnya perlu digunakan sekitar 22 jam sehari agar pergerakan gigi mengikuti rencana perawatan.

Kapan Behel Bisa Dipertimbangkan?

Behel dapat digunakan untuk menangani berbagai masalah ortodonti, seperti gigi berjejal, jarak antar gigi, maupun masalah gigitan tertentu.

Pada beberapa kondisi yang membutuhkan pergerakan gigi lebih kompleks, dokter dapat mempertimbangkan behel karena sistem bracket dan kawat memungkinkan kontrol pergerakan gigi secara berkelanjutan.

Namun, pengguna behel perlu lebih teliti dalam membersihkan area sekitar bracket dan kawat. Makanan yang sangat keras atau lengket juga biasanya perlu dibatasi agar alat tidak mudah rusak.

Kapan Aligner Bisa Menjadi Pilihan?

Aligner sering dipertimbangkan oleh pasien yang ingin alat ortodonti dengan tampilan lebih tidak mencolok dan dapat dilepas saat makan atau membersihkan gigi.

Karena dapat dilepas, menyikat dan membersihkan sela gigi juga bisa terasa lebih praktis.

Namun, aligner tidak selalu cocok untuk semua kondisi. Jenis pergerakan gigi dan tingkat kompleksitas masalah tetap perlu dinilai terlebih dahulu. AAO menjelaskan bahwa aligner dapat digunakan pada berbagai kondisi ortodonti, tetapi terdapat kasus yang mungkin lebih sesuai ditangani dengan behel atau pendekatan lainnya.

Mana yang Lebih Nyaman?

Kenyamanan setiap orang bisa berbeda.

Pada pengguna behel, rasa tertekan atau gesekan dari bracket dapat muncul pada awal pemasangan atau setelah penyesuaian.

Aligner juga dapat menimbulkan rasa tertekan, terutama saat mengganti ke tray baru.

Jadi, aligner tidak otomatis berarti tanpa rasa tidak nyaman. Keduanya bekerja dengan memberikan tekanan secara bertahap untuk menggerakkan gigi.

Apakah Aligner Lebih Cepat daripada Behel?

Belum tentu.

Durasi perawatan ortodonti dipengaruhi oleh banyak hal, seperti posisi awal gigi, kondisi gigitan, jenis pergerakan yang diperlukan, serta kedisiplinan mengikuti rencana perawatan.

Karena itu, pilihan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada anggapan bahwa salah satu metode selalu lebih cepat.

FAQ Behel dan Aligner

Apakah aligner lebih bagus daripada behel?

Tidak selalu. Keduanya memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Pilihan yang sesuai bergantung pada kondisi gigi dan kebutuhan perawatan.

Apakah semua orang bisa menggunakan aligner?

Tidak. Aligner dapat digunakan pada banyak kondisi, tetapi tidak semua jenis masalah ortodonti cocok ditangani dengan cara yang sama.

Apakah aligner harus dipakai sepanjang hari?

Umumnya aligner digunakan hampir sepanjang hari dan dilepas saat makan serta membersihkan gigi. Jadwal pemakaian tetap mengikuti rencana dari dokter.

Setelah behel atau aligner, apakah tetap perlu retainer?

Pada umumnya, retainer digunakan setelah perawatan ortodonti untuk membantu mempertahankan posisi gigi yang sudah dicapai. AAO

Behel atau Aligner? Sesuaikan dengan Kondisi Gigi

Behel dan aligner sama-sama dapat digunakan untuk membantu merapikan gigi, tetapi karakteristiknya berbeda.

Behel tetap terpasang selama perawatan dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan ortodonti. Aligner lebih tidak mencolok dan dapat dilepas, tetapi membutuhkan kedisiplinan pemakaian dan tidak selalu cocok untuk setiap kondisi.

Kalau kamu sedang mempertimbangkan behel atau aligner, pemeriksaan terlebih dahulu dapat membantu mengetahui kondisi gigi dan gigitan sebelum menentukan pilihan perawatan.

Untuk informasi mengenai lokasi cabang, jadwal layanan, dan proses reservasi di GiO Dental Care, kamu dapat menghubungi tim CS melalui WhatsApp Berikut.

Penilaian kondisi serta rekomendasi perawatan ortodonti dilakukan oleh dokter setelah pemeriksaan langsung.

Konsultasikan dengan

Ahli Kami yang Terpercaya

Admin GIO Dental siap membantu memilihkan atau menjelaskan semua keluhan dan masalah gigimu.

Lokasi Strategis

Dekat dengan Anda

Kami hadir di lokasi strategis untuk memastikan akses mudah ke perawatan gigi terbaik. Temukan cabang klinik kami terdekat dan nikmati layanan profesional untuk senyum sehat Anda.

  1. GiO Dental Care & Clinic BABARSARI
  2. GiO Dental Care & Clinic KALIURANG
  3. GiO Dental Care & Clinic GODEAN
  4. GiO Dental Care & Clinic SETURAN
  5. GiO Dental Care & Clinic AMBARUKMO
  6. GiO Dental Care & Clinic GEJAYAN
  7. GiO Dental Care & Clinic MONJALI
Yogyakarta (7)
Magelang (2)
Next
Semarang (1)
Jember (1)
Bali (3)